Perbedaan Belajar Mengajar

A.  Belajar

Belajar ialah sebuah proses untuk perubahan di dalam kepribadian manusia & perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas & kuantitas tingkah laku seperti peningkatan daya pikir, keterampilan, pemahaman, kebiasaan, sikap, pengetahuan, kecakapan & kemampuan-kemampuan yg lainnya.

Berikut adalah definisi & pengertian belajar menurut beberapa ahli:

  1. Oemar H, Belajar ialah bentuk dari pertumbuhan ataupun perubahan dalam diri seseorang yg dinyatakan dalam cara-cara berperilaku yang baru berkat pengalaman & latihan.
  2. Nasution, Belajar ialah mengumpulkan & menambah sejumlah pengetahuan.
  3. Noehi Nasution, Belajar ialah suatu proses yg memungkinkan timbulnya ataupun berubahnya suatu tingkah laku sebagai hasil dari terbentuknya respon utama, dengan syarat bahwa dalam perubahan/munculnya perilaku baru bukan disebabkan oleh adanya kematangan maupun adanya perubahan sementara disebabkan suatu hal.
  4. Snelbecker, Belajar ialah harus bisa mencakup tingkah laku dari tingkat yg paling sederhana sampai yg kompleks dimana proses perubahan tersebut harus dikontrol sendiri maupun dikontrol oleh faktor-faktor eksternal.
  5. Winkel, Belajar ialah suatu aktivitas mental atau psikis yg berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yg menghasilakn perubahan dalam sikap-sikap, keterampilan, pengetahuan & pemahaman.
  6. Ernest H. Hilglar, Belajar ialah bisa melakukan sesuatu yg dilakukan sebelum ia belajar ataupun bila kelakuannya berubah sehingga lain caranya menghadapi sesuatu situasi daripada sebelum itu.
  7. Notoatmodjo, Belajar ialah usaha bagi menguasai segala sesuatu yg berguna bagi hidup.
  8. Cronbach Belajar sebaik-baiknya ialah dengan mengalami & dalam mengalami itu menggunakan panca indranya.
  9. Whiterington, Belajar ialah suatu proses perubahan dalam kepribadian sebagaimana dimanifestasikan dalam perubahan penguasaan pola-pola terhadap respontingkah laku yang baru nyata dalam perubahan sikap, kesanggupan, kebiasaan & ketrampilan.
  10. Ahmadi A, Belajar ialah proses perubahan terhadap diri manusia.

belajar dan mengajar B.      Mengajar

Mengajar ialah segala upaya yg disengaja dalam rangka memberi kemungkinan bagi siswa/siswi terjadinya proses belajar mengajar sesuai dengan tujuan yg sudah dirumuskan. Rumusan terhadap pengertian diatas sejalan dengan pandangan William H Burton, yg menyatakan bahwa: mengajar ialah upaya dalam memberi rangsangan (stimulus), pengarahan, bimbingan & dorongan terhadap siswa/siswi agar terjadi proes belajar.

Berikut adalah definisi & pengertian mengajar menurut beberapa ahli:

  1.  Nana Sujana, Mengajar ialah membimbing siswa/siswi dalam kegiatan belajar mengajar ataupun mengandung pengertian bahwa mengajar merupakan suatu dari usaha mengorganisasikan lingkungan dalam hubunganya dengan para anak didik & bahan pengajaran yg menimbulkan terjadinya proses dalam belajar mengajar.
  2. H. M. Arifin, Pengertian mengajar sebagai suatu kegiatan menyampaikan bahan pelajaran kapada para pelajar agar bisa menerima, menanggapi & mengembangkan bahan pelajaran tersebut.
  3.  Biggs (1991) Seorang pakar psikologi kognitif masa kini, membagi terhadap konsep mengajar menjadi 3 (tiga) yakni:

1)      Pengertian kuntitatif, mengajar yang berarti “the transmission of knowledge” yaitu penularan bagi pengetahuan dalam hal ini guru hanya perlu menguasai pengetahuan bidang studinya & menyampaikan kepada murid-muridnya dengan sebaik-baiknya.

2)      Pengertian insitusional mengajar berarti ” the efficient orchestraton of teching skill” , yaitu penataan segala kemampuan mengajar secara efisien dalam pengertian ini guru dituntut selalu siap mengadaptasikan berbagai teknik pengajaran bagi bermacam-macam siswa/siswi yg berbeda kebutuhan, kemampuan & bakat.

3)      Pengertian kuantitatif mengajar yakni “the fasilitation of learning” yaitu upaya membantu memudahkan kgiatan belajar siswa/siswi.

Dari keseluruhan pengertian diatas bisa diambil kesimpulan bahwa mengajar pada asasnya ialah kegiatan mengembangkan seluruh potensi ranah psikologi baik kognitif, afektif & psikomotorik melalui penataan lingkungan yang sebaik-baiknya & menghubungkannya kepada siswa/siswi agar terjadi proses belajar.

Perbedaan Belajar Mengajar. Post by: Pemerhati Guru | 4.5
Tags:

Categories: News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>