Metode Pembelajaran Berbasis Alam Part II

Lanjutan dari Metode Pembelajaran Berbasis Alam. Dari ketiga landasan filosofis pendidikan yang terdapat pada halaman perrtama tersebut bisa diharapkan akan menjadi rumusan terhadap pijakan bagi mengembangkan pembelajaran yang berbasis alam yang memberikan pembelajara bermakna bagi anak-anaknya.

Deskripsi bagi analisis filosofis tersebut bisa dirangkum sbb:

Pendidikan (pembelajaran) yang berbasis alam yang terkait dengan filosofis dasar  ialah pandangan dari kegiatan bahwa pendidikan (kurikulum atau sekolah) harus bisa membantu anak bagi pengembangkan dari berbagai potensi perkembangan yang sudah ada dipergunakan untuk beradaptasi dengan lingkungan alam secara kreatif. Atas dasar terhadap pandangan filosofis tersebut, kegiatan-kegiatan pendidikan seharusnya bisa menggunakan lingkungan alam sekitar dengan berbagai variasi-variasi untuk memenuhi dari salah satu kebutuhan perkembangan anak pada usia dini. Sekolah sebagai lembaga sosial harus menyajikan pula kehidupan yang nyata & yang terpenting bagi anak didiknya sebagaimana yang sudah terdapat di lingkungan sekitar rumah, atau bisa jadi di lingkungan masyarakat yang sangat luas.

pembelajaran berbasis alam part IIMenurut (Dewey dalam Krogh, 1994). Dalam pandangan ini mempertegas bahwa disekolah (kurikulum : pembelajaran yang sedang dilaksanakan) harus bisa membantu pada anak usia dini mengeksplorasi & mengelaborasi lingkungan alam sebagai sumber untuk belajar. Kegiatan pendidikan yang seperti ini sekaligus sebagai upaya dari memenuhi kebutuhan anak pada usia dini dalam masa-masa bermain, bereksperimen & bereksplorasi. Dalam Filosofis pendidikan berikutnya ialah bahwa kegiatan pembelajaran dari yang berbasis pada lingkungan alam bisa membantu menumbuhkan Autoactivity atau Otoaktivitas (aktivitas yang tumbuh dari dalam diri) pada anak sehingga dimungkinkannya terjadi proses belajat secaya aktif (active learning). Filosofis seperti ini akan membantu pendidik untuk mengembangkan & merancang berbagai aktivitas yang memungkinkan anak akan terlibat secara aktif penuh dengan keaktivitasan di salam interaksi pendidikan tentunya. Anak pun akan terlibat secara aktif dalam belajar dengan melalui proses mencari, menemukan, mengamati, mengkomunikasikan, mendiskusikan, menyimpulkan, & membuat laporan sendiri tentang sesuatu untuk fokus pembelajaran. Proses belajar seperti ini bisa membantu anak memperoleh sejumlah keterampilan pada proses yang sangat dibutuhkan kedalam mengembangkan life skillnya.

Filosofis yang keempat, konsep untuk pembelajaran berbasis alam yang akan memberikan suasana ataupun kesempatan pada anak bagi mengembangkan terhadap kepekaan, kepedulian/sensitivitas terhadap berbagai kondisi lingkungan alam sekitar. Kegiatan ini sekaligus tidak hanya membangun bagi kecerdasan naturalis anak saja akan tetapi juga kecerdasan interpersonal & intra, kecerdasan spiritual & berbagai kecerdasan yang lainnya. Kepekaan yang berkembangan pada anak terhadap lingkungan alam sekitarnya yang secara konseptual disebut juga sebagai perhatian spontan. Perhatian spontan anak akan muncul ketika anak-anak yang berinteraksi dengan berbagai kondisi & objek lingkungan alam, baik secara kelompok maupun secara idividual.

Filosofis yang kelima, dalam konsep pembelajaran yang berbasis alam akan membantu anak memperoleh proses & hasil pembelajaran yang bermakna (meaningfull learning) serta dalam pembelajaran yang fungsional praktis (practical and functional intruction). Yang melalui pembelajaran berbasis alam, anak bisa menemukan, memahami & menerapkan secara langsung proses belajar pada berbagai aspek di dalam kehidupan secara nyata. Dengan demikian, anak bisa memaknai bahwa belajar tentang berbagai hal diluar sana khususnya belajar mengenai alam akan mempunyai makna dalam kehidupan sekarang maupun di masa yang akan datang tentunya.

Dan saya berharap semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua di dalam memperkenalkan lingkungan pembelajaran terhadap anak yang mengenai alam sekitar khusus nya bagi para guru-guru untuk diterapkan disekolahnya masing-masing.

Metode Pembelajaran Berbasis Alam Part II. Post by: Pemerhati Guru | 4.5
Tags:

Categories: News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>