Hakikat Belajar

Hakikat belajar Pada dasarnya, belajar ialah merupakan masalah dari setiap orang. Dengan belajar maka nilai, sikap, tingkah, laku, semua perbuatan manusia terbentuk, kebiasaan, keterampilan, pengetahuan, keterampilan, disesuaikan & dikembangkan. Oleh sebab itu, banyak ahli yg telah mencoba memberikan definisi –definisi  mengenai belajar. Dalam proses belajar merupakan suatu proses dari berubahnya bentuk tingkah laku tertentu yg secara relatif permanen, perubahan akan tingkah laku tersebut hendaknya bukan hanya sekedar disebabkan oleh proses pertumbuhan fisik saja dan maupun juga bukan karena disebab kan perubahan kondisi fisik yg sifatnya temporer. Atas dasar definisi yang di atas bisa diambil kesimpulan bahwa belajar harus selalu melibatkan 3 (tiga) hal pokok, yakni: adanya sifat perubahan yang relatif permanen, perubahan tingkah laku, serta di dalam perubahan tersebut disebabkan oleh interaksi –interaksi  dengan lingkungan, bukan hanya dari proses kedewasaan maupun perubahan-perubahan kondisi fisik yang sifatnya temporer. Oleh sebab itu, pada prinsipnya belajar ialah merupakan proses perubahan dari tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi antar siswa/siswi dengan sumber belajar, baik sumber-sumber yg didesign maupun yg dimanfaatkan. Proses belajar tak hanya terjadi karena adanya interaksi antar siswa/siswi dan para guru nya saja. Hasil belajar yang maksimal pun bisa pula diperoleh lewat interaksi antara siswa/siswi dengan sumber-sumber belajar yg lainnya.

hakikat belajarHakikat & Pengertian Belajar

Belajar merupakan salah satu dari faktor yg berperan penting dan mempengaruhi di dalam pembentukan pribadi maupun perilaku –perilaku  individu. Menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2005) menyatakan bahwa sebagian besar dari perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan pembelajaranya. Lantas, apa sesungguhnya belajar itu? Di bawah ini telah disampaikan tentang pengertian mengenai belajar dari beberapa ahli:

Gage & Berliner : “belajar ialah suatu proses perubahan perilaku yg muncul sebab pengalaman”

Di Vesta dan Thompson (1970) : “belajar ialah perubahan perilaku yg relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”.

Hilgard (1962) : “belajar ialah proses dimana suatu perilaku muncul ataupun berubah sebab adanya respons terhadap sesuatu situasi”

Moh. Surya (1997) : “belajar bisa diartikan sebagai suatu proses yg dilakukan oleh individu bagi memperoleh perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu sendiri di dalam berinteraksi dengan lingkungannya”.

Crow & Crow (1958) : “ belajar ialah kebiasaan-kebiasaan yang diperolehnya, sikap dan pengetahuan baru”.

Witherington (1952) : “belajar merupakan suatu perubahan di dalam kepribadian yg dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yg baru berbentuk kecakapan, pengetahuan, kebiasaan, sikap, dan keterampilan”.

Untuk kelanjutannya dari artikel ini silahkan baca Hakikat Belajar part II. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran terhadap bangsa kita..salam Sukses !

Hakikat Belajar. Post by: Pemerhati Guru | 4.5
Tags:

Categories: News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>